close

Sistem Terasering Biasanya Dilakukan Pada Lahan

Terasering Salah Satu Usaha Konservasi Tanah Dan Air Pada Lahan Perkebunan Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat

Terasering Salah Satu Usaha Konservasi Tanah Dan Air Pada Lahan Perkebunan Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat

Terasering Pengertian Fungsi Dan Jenisnya Haloedukasi Com

Terasering Pengertian Fungsi Dan Jenisnya Haloedukasi Com

7 Manfaat Terasering Atau Sengkedan

7 Manfaat Terasering Atau Sengkedan

Pertanian Dengan Sistem Terasering Biasanya Di Lakukan Di Lahan Brainly Co Id

Pertanian Dengan Sistem Terasering Biasanya Di Lakukan Di Lahan Brainly Co Id

Http Balittanah Litbang Pertanian Go Id Ind Dokumentasi Buku Buku 20lahan 20kering 05tek Konservasi Mekanik Pdf

Http Balittanah Litbang Pertanian Go Id Ind Dokumentasi Buku Buku 20lahan 20kering 05tek Konservasi Mekanik Pdf

Budaya Pertanian Indonesia Sengkedan Manfaatnya Tanihub Insight

Budaya Pertanian Indonesia Sengkedan Manfaatnya Tanihub Insight

Budaya Pertanian Indonesia Sengkedan Manfaatnya Tanihub Insight

Sawah terasering digunakan secara luas dalam pertanian padi gandum dan jelai di asia timur selatan dan tenggara serta mediterania afrika dan amerika selatan.

Sistem terasering biasanya dilakukan pada lahan. Konservasi tanah harus diintegrasikan di dalam sistem budidaya tanaman yang ada serta kebiasaan yang ada pada petani. Menurut bentuknya terasering dikategorikan ke dalam 8 bentuk yaitu teras kredit teras individu teras datar teras guludan teras bangku teras batu teras saluran dan teras kebun. Pembuatan teras hanya dilakukan pada jalur tanaman sehingga pada areal tersebut terdapat lahan yang tidak diteras dan biasanya ditutup oleh vegetasi penutup tanah. Menampung dan menahan air pada lahan miring baca.

Terasering atau sengkedan merupakan metode konservasi dengan membuat teras teras yang dilakukan untuk mengurangi panjang lereng menahan air sehingga mengurangi kecepatan dan jumlah aliran permukaan serta memperbesar peluang penyerapan air oleh tanah. Sebagai contoh sistem atlas format csr fao 1983 yang pada awalnya ditujukan untuk keperluan evaluasi lahan pada tingkat tinjau reconnaissance skala 1 250 000 sering juga digunakan untuk evaluasi lahan pada skala yang lebih besar semi detil atau detil. Contoh sistem tanam tumpang sari via wikipedia prinsip manajemen pola tanaman tumpang sari. Teras kebun dibuat pada lahan lahan dengan kemiringan lereng antara 30 50 yang direncanakan untuk areal penanaman jenis tanaman perkebunan.

Terjadinya kerancuan dalam interpretasi dan evaluasi lahan. Lahan terasering mengurangi erosi dan limpasan pada permukaan lahan. Teras kebun dibuat pada lahan lahan dengan kemiringan lereng antara 30 50 yang direncanakan untuk areal penanaman jenis tanaman perkebunan. Perlu dilakukan usaha untuk meningkatkan dan mempertahankan kandungan bahan organik di dalam tanah karena bahan organik penting untuk pengaturan peredaran air dan udara dalam tanah serta untuk memperbaiki struktur tanah.

Pembuatan teras hanya dilakukan pada jalur tanaman sehingga pada areal tersebut terdapat lahan yang tidak diteras dan biasanya ditutup oleh vegetasi penutup tanah. Teras kebun dibuat pada lahan lahan dengan kemiringan lereng antara 30 50 yang direncanakan untuk areal penanaman jenis tanaman perkebunan. Pembuatan teras hanya dilakukan pada jalur tanaman sehingga pada areal tersebut terdapat lahan yang tidak diteras dan biasanya ditutup oleh vegetasi penutup tanah. Terasering juga dapat digunakan untuk menanam tanaman yang membutuhkan irigasi seperti padi.

Jenis terasering antara lain teras datar level terrace teras kredit ridge terrace teras guludan contour terrace dan teras bangku. Pada dasarnya bertani atau bercocok tanam dilakukan sebagai mata pencaharian untuk menopang perekonomian keluarga namun sistem tumpangsari ini dilakukan bukan hanya sekedar mencari nafkah namun juga terdapat sistem manajemen keuangan serta pemanfaatan waktu yang lebih baik dibanding sistem penanaman biasa.

Source : pinterest.com

Random Posts